Wujudkan Kembali Jembatan Parung Panjang

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Proses pengecoran Jembatan Kehidupan Parung Panjang berjalan lancar. Proses pengecoran adalah proses akhir dari rangakaian pekerjaan jembatan.

7.88%
Rp. 7.877.252
0
0 Hari lagi
SHARE

 

Update pengumpulan Donasi Program Wujudkan Kembali Jembatan Parung Panjang Bulan Juli sampai Desember 2017 tercapai Rp 72.460.577,-  terimakasih kepada donatur yang sudah mendukung program kami.

Pembangunan Jembatan Parung Panjang telah memasuki tahap pengecoran yang merupakan proses akhir dari rangkaian pembangunan jembatan yang InsyaAllah dalam 2 pekan sudah bisa digunakan. Bila jembatan sebelumnya terbuat dari rangka bambu yang mudah rusak saat arus kali deras dan seiringnya waktu, kali ini menggunakan besi baja dengan harapan jembatan bisa berguna dalam waktu yang lama dan bisa menahan beban berat baik orang maupun kendaraan sepeda motor yang melintasinya.


(Sumber : Dokumentasi Proses Pengecoran Jembatan PPPA Daarul Qur'an Pusat)

Jembatan ini berdiri diatas sungai manciri, dimana pada saat hujan lebat membuat aliran sungai menjadi deras sehingga membuat warga setempat yang melintas khawatir akan jembatan terbawa air sungai yang deras. Terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga amal ibadah kita diterima dan mendapat balasan yang berlipat dari Allah swt.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :
1. Klik tombol warna kuning "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Tanda Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi Biodata di kolom yang tersedia dan "Klik Lanjut"
4. Pilih metode pembayaran (Tersedia Bank BCA/BRI/Mandiri/BNI Syariah) atau
Dompet Sedekah jika sudah melakukan Login.
5. Silahkan melakukan transfer sedekah sesuai dengan informasi yang disampaikan
oleh sistem pada Email Komitmen Sedekah.
6. Dapatkan laporan via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak
masuk/primary Anda. Jika mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan kepada kami.

(Update 2) Daarul Qur’an Resmikan Jembatan Kehidupan ke-2

 Bogor, PPPA Daarul Qur’an meresmikan jembatan beton yang terletak di Desa Jagabita, Parung Panjang, Bogor pada Minggu (14/1). Jembatan tua yang sebelumnya terbuat dari bambu hasil urunan warga Desa Jagabita ini sudah ada sejak 100 tahun.  Kondisi jembatan tua yang berdiri diatas sungai Cimanceuri ini menghubungkan dua provinsi yakni Banten dan Jawa Barat, sebagai akses masyarakat melakukan kegiatan ekonomi, pendidikan dan kegiatan harian lainnya. Pembangunan jembatan beton ini telah dilakukan sejak Agustus 2017 lalu, bersama Paytren melalui sedekah harian Rp. 2.000an mitra Paytren mendanai pembangunan jembatan yang diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp. 500 juta.

Acara peresmian dihadiri Pimpinan Pesantren Daarul Qur’an Ustad Ahmad Jameel, Dewan Syariah Kyai Ahmad Kosasih, dan jajaran direksi PPPA Daarul Qur’an Anwar Sani sebagai Direktur Utama serta Tarmiji Ashidiq sebagai Direktur Eksekutif. Dalam kesempatan yang sama hadir pula David Nurbianto salah satu Komika dan Oke Dany Ferdian Direktur Paytren TV.

Tarmiji mengatakan, jembatan kehidupan ini dibangun menjadi lebih kuat agar kegiatan penting yang dilakukan masyarakat tidak terputus apabila musim hujan tiba sekaligus memantik desa tumbuh mandiri. “Anak-anak yang berangkat sekolah terpaksa tidak dapat menyebrang jika hujan tiba karena air sungai meluap bahkan menghanyutkan jembatan bambu mereka, sebab jembatan sungai Cimanceuri inilah akses satu-satunya mereka” terang Tarmiji.

Ia melanjutkan, proses pembangunan jembatan seluruhnya diserahkan kepada warga di kedua desa dengan pola bergotong royong sehingga masyarakat terlibat dalam proses pembangunannya. “Jembatan ini menjadi urat nadi kehidupan, seluruh aktifitas masyarakat lewat jembatan ini, mau sekolah pasti lewat jembatan, mau berangkat kerja lewat jembatan, mau kepasar juga lewat jembatan dan mereka turut merasakan proses pembangunanya” ujarnya.

Rampungnya jembatan yang seratus persen dapat digunakan masyarakat disambut penuh syukur, kedua desa ini merasakan betul manfaatnya. “Alhamdulillah senang sekali dan sangat bahagia sekarang jembatan sudah berdiri kokoh, tidak takut roboh lagi dimana setiap tahun mesti ganti bambu yang sudah rapuh bahkan sudah tidak takut lagi jatuh ke sungai” ucap Sukiman (55) warga desa Jagabita.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Anwar Sani pun mengatakan, lembaga yang dipimpinnya hanyalah penyambung sebagai jembatan dari para donatur kepada siapapun yang membutuhkan yang akan menerima manfaatnya. “Saya yakin doanya warga semua inilah yang didengar Allah SWT, mengimpikan jembatan yang berusia 100 tahun ini bisa diganti menjadi jembatan yang lebih kokoh yang kemudian menggerakkan temen-temen Paytren dan PPPA Daarul Qur’an membangun jembatan disini” ujar Sani sapaan akrabnya.

“Apa urusan jembatan sama Alqur’an? Kalau kita bangun jembatan maka proses belajar mengaji anak-anak dan warga insya Allah menjadi lancar, jadi tidak hanya menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melainkan proses belajar Qur’an, ngaji dan lainnya juga ikut lancar dan Allah menghadirkan Daarul Qur’an berjuang untuk Alqur’an” tandasnya.

 

(Update 1 )
Pembangunan Jembatan Parung Panjang telah memasuki tahap pemasangan rangka besi baja. Bila jembatan sebelumnya terbuat dari rangka bambu yang mudah rusak saat arus kali deras dan seiringnya waktu, kali ini menggunakan besi baja dengan harapan jembatan bisa berguna dalam waktu yang lama dan bisa menahan beban berat baik orang maupun kendaraan sepeda motor yang melintasinya.

(Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Qur'an)

Jembatan ini berdiri diatas sungai manciri, dimana pada saat hujan lebat membuat aliran sungai menjadi deras sehingga membuat warga setempat yang melintas khawatir akan jembatan terbawa air sungai yang deras.

Terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Semoga amal ibadah kita diterima dan mendapat balasan yang berlipat dari Allah swt.

Program Bangun Kembali Jembatan Parung Panjang merupakan satu dari dua Pembangunan Jembatan yang sudah dilakukan PPPA Daarul Qur'an bersama Komunitas Paytren.

Ayo kita bangun kembali Jembatan Parung Panjang. Sambung lagi urat nadi kehidupan yang sempat terputus. 

Berikut ini merupakan report dari proses pembangunan jembatan kehidupan pertama yang dilakukan di Desa Ciseureuheun Pandeglang Banten :

1.000.000

Hamba Allah
26 December 17


100.000

Hamba Allah
26 December 17

Semoga Allah SWT membayarkan/melunasi semua hutang hamba. Allahumma Aamiin


300.000

Hamba Allah
23 December 17


50.000

Hamba Allah
22 December 17


35.000

Hamba Allah
21 December 17

Semoga bermanfaat dan kami selalu Istiqomah


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE