Urun Tangan Untuk Korban gempa Lombok

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Lombok masih berduka sebab korban jiwa semakin bertambah pasca gempa bumi kembali terjadi pada Minggu (5/8). Gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR)

OPEN GOAL
Rp. 411.705.323
2031
SHARE

 

Lombok masih berduka sebab korban jiwa semakin bertambah pasca gempa bumi kembali terjadi pada Minggu (5/8). Gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR) mengguncang Sumbawa Timur, Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gempa itu berpotensi tsunami. Dilansir dari kumparan.com, gempa susulan sebanyak 24 kali masih terus terjadi hingga Senin pagi (6/8).

Sejak 30 Juli lalu, tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an telah mendirikan dapur umum, posko kesehatan serta bergerilya ke sejumlah lokasi untuk memberikan layanan medis darurat kepada para korban gempa yang tak bisa ke posko.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an berangkat ke lombok untuk memberikan bantuan logistik, medis dan obat - obatan

SIGAB juga melaksanakan kegiatan trauma healing di wilayah yang mengalami kerusakan paling para setelah dilanda gempa yakni Dusun Melempo, Desa Obel-Obel, Lombok Timur, NTB. Trauma healing diharapkan mampu mengembalikan semangat para korban.

Kini, SIGAB kembali ke Lombok dengan membawa tim yang lebih banyak agar dapat mendistribusikan bantuan dan melayani seluruh masyarakat yang menjadi korban.

“Tim pertama telah berangkat lewat jalur udara sementara tim kedua membawa armada ambulans melalui jalur darat dan dilanjut jalur laut untuk mengangkut keperluan logistik,” ujar Jahidin, General Manager Pemberdayaan PPPA Daarul Qur’an yang sebelumnya telah berangkat ke Lombok.

Salurkan bantuan Anda melalui sedekahonline.com untuk meringankan beban para korban gempa Lombok.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :
1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

 

Update 8, Ikhtiar Membangun Kampung Qur'an di Lombok



Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an saat ustadz answar sani memberikan motivasi untuk korban gempa lombok

“Alhamdulillah, saya melihat beberapa rumah sudah jadi. Tapi belum ada warga yang menempati sebelum semua rumah selesai dibangun. Jadi memang sudah komitmen bahwa rumah Qur’an ini konsepnya gotong royong,” ujar Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Muhammad Anwar Sani yang terjun langsung ke Dusun Melempo, Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/9).

Anwar Sani mengatakan, gotong royong memang sengaja dibentuk dalam pembangunan rumah Qur’an agar terjalin kebersamaan antarwarga. Sehingga, warga merasa memiliki rumah-rumah yang dibangun dari reruntuhan bangunan tempat tinggal mereka pascagempa mengguncang Lombok  Juli lalu. Warga Melempo begitu semangat menyambutnya, kini pondasi-pondasi sudah mulai berdiri, warga sibuk membangun rumah melupakan kesedihannya.

“Mudah-mudahan Allah memudahkan kita untuk membangun 1000 rumah Qur’an. Jadi konsepnya dibangun serentak. Saat ini kita bangun pondasi dulu 200 rumah, Alhamdulilah sudah jadi. Kita lanjutkan bangun tiang-tiangnya. Jadi setelah semuanya rampung, warga nempatinnya sama-sama. InsyaAllah akhir September ini, pembangunan rumah Qur’an tahap awal di Dusun Melempo rampung dan kita bisa mulai mendirikan rumah Qur’an lagi di daerah-daerah terdampak gempa lainnya,” ucap Anwar Sani.

Ia menuturkan rumah Qur’an adalah ikhtiar PPPA Daarul Qur’an untuk mendirikan kampung Qur’an. Setelah selesai dibangun, dakwah Qur’an akan diselipkan di setiap aktivitas warga. Saat ini selain membangun rumah, PPPA telah mengirim dua kader tahfizh untuk mengajarkan anak-anak mengaji, merangkul warga untuk melaksanakan salat berjamaah di tenda-tenda pengungsian.

“Alhamdulillah, saat ini warga mulai mendekatkan diri kepada Allah. Anak-anak begitu semangat mengaji. Bismillah mudah-mudahan akan segera berdiri kampung Qur’an di Lombok. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, donatur dan jemaah PPPA Daarul Qur’an yang telah membantu masyarakat Lombok. Klik sedekahonline.com untuk terlibat dalam pembangunan 1000 rumah Qur’an di Lombok,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Dusun Melempo, Ustad Sani sapaan akrabnya juga memberi motivasi kepada warga untuk meningkatkan ibadah dan tetap bersabar menghadapi ujian dari Allah. Ia berpesan agar masyarakat Melempo tidak meninggalkan salat, tetap membaca Alqur’an dan bersedekah. Menurutnya amalan-amalan tersebut akan menjadi  bekal, amalan abadi sebagai penolong di akhirat nanti.

“Kami meyakini, kehadiran PPPA Daarul Qur’an di kampung ini adalah karunia dari Allah. Semoga cobaan ini menjadi keberkahan buat kita semua dalam menambah keimanan dan ketakwaan kepada sang Maha Kuasa, Aamiin,” ucapnya.
 

Update 8, Syakir Daulay Ajak Masyarakat Bantu Lombok

Aktor muda Syakir Daulay mengajak masyarakat Indonesia membantu warga Lombok yang tertimpa musibah. Ia merasa prihatin setelah datang ke sejumlah lokasi pasca diguncang gempa sebab begitu banyak rumah yang hancur, baik anak-anak maupun orang tua tidur di pengungsian seadanya.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an bersama Syakir Daulay di masjid pengungsian Lombok

Namun Syakir mengaku kagum dengan para korban gempa, meskipun tengah mengalami kesulitan mereka tetap tegar. Syakir sendiri sudah tiga hari di Lombok tepatnya di Dusun Luk, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat sejak Selasa (14/8).

“Ini pengalaman yang sangat berharga sekali buat Syakir karena bisa secara langsung merasakan apa yang dialami masyarakat Lombok. Tidur bersama di tenda pengungsian, dingin tapi tak terasa setelah melihat anak-anak kecil yang tetap tertawa di tengah-tengah kekurangan yang mereka alami,” ucapnya.

Di Dusun Luk, Syakir yang merupakan alumni Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Ketapang itu berupaya menghibur masyarakat melakukan aktivitas bersama seperti olah raga, salat berjamaah dan motivasi keagamaan. Ia juga mengajak anak-anak menghafal Surat Ar Rahman.

Alhamdulillah, masyarakat sangat menyabut baik kedatangan Syakir. Syakir senang sekali anak-anak bisa menghafal tiga ayat Surat Ar Rahman dan mengatakan ingin menjadi penghafal Al Qur’an,” ungkap Syakir.

Selama di Lombok Syakir mengaku banyak mendapat pelajaran salah satunya bersyukur. Karenanya ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meringankan beban para korban gempa dengan memberikan bantuan serta mendoakan agar mereka dapat melewati musibah ini.

“Buat temen-temen di seluruh Indonesia bahwa di Lombok ini bener-bener membutuhkan bantuan kita. Sesungguhnya kita memang harus membantu saudara-saudara kita karena siapa yang membantu, membahagiakan dan menyejahterakan orang lain maka Allah juga akan membantunya, membahagiakannya serta membuatnya sejahtera. InsyaAllah,” tutur Syakir.

 

Update 7, SIGAB Bersama PayTren Bangun Masjid Darurat di Lombok

Setelah mendistribusikan bantuan, mendirikan dapur umum dan posko kesehatan sejak 30 Juli lalu, tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an bersama PayTren mendirikan masjid darutat untuk masyarakat di Dusun Luk, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) Selasa (14/8). Selain masjid, SIGAB juga membangun toilet darurat, tempat wudhu dan memasang genset di posko yang sebelumnya telah didirikan.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an dan Paytren memberikan bantuan untuk membuat masjid darurat di posko gempa Lombok

Ketua Tim SIGAB Jahidin mengatakan, Dusun Luk merupakan salah satu daerah yang mengalami kerusakan paling parah pasca diguncang gempa. Hampir seluruh rumah hancur, begitu pula dengan masjid. Karenanya Jahidin bersama tim berinisiatif mendirikan masjid darurat, membuat tempat wudhu dan toilet serta memasang genset untuk memberikan penerangan saat malam tiba sebab listrik di sejumlah daerah mati setelah dilanda gempa.

“Masjid darurat dibangun agar masyarakat bisa melaksanakan salat berjamaah. Kemudian karena tak ada toliet yang bisa digunakan pasca gempa, warga buang air di tempat seadanya maka kami bangun toilet darurat agar masyarakat nyaman,” ujarnya.

Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an dan Paytren memberikan bantuan untuk membuat masjid darurat di posko gempa Lombok

Sudah dua pekan tim SIGAB dan layanan medis PPPA Daarul Qur’an berada di Lombok mendistribusikan bantuan yang diamanahkan seluruh masyarakat Indonesia untuk para korban gempa. Pembangunan masjid dan toilet darurat ini langsung di bantu oleh Tim PayTren yang tiba sejak Rabu dini hari. Direktur Human Capital PayTren Hendy Rochendy juga turut mendistribusikan bantuan untuk masyarakat Lombok di Dusun Luk.

Terus bantu masyarakat Lombok melalui sedekahonline.com.

 

Update 6, Doa untuk Lombok

Lombok kembali diguncang gempa pada Kamis, (9/8). Ini sudah ketiga kalinya gempa berkekuatan besar dengan magnitudo 6,2 SR kembali menguncang  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa berpusat di 6 km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 km.

Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia terus berdatangan, termasuk dari 1148 donatur bantu Korban Bencana Lombok melalui sedekahonline.com, yang juga memanjatkan doa untuk masyarakat Lombok agar para korban diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an melakukan survai untuk membangun rumah bagi korban gempa Lombok

Salah satunya Nur Amalia yang tercatat berdonasi pada Jumat (10/8). Ia berharap gempa di Lombok segera berakhir dan semua umat muslim selalu dalam lindunganSang Maha Pencipta. “Semoga diberikan ketabahan dan tidak terjadi gempa lagi, semoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT. Aamiin,” ucapnya melalui tulisan doa.

Begitu pula dengan sejumlah donatur lainnya yang berharap musibah gempa akan membawa hikmah. “Ya Alloh semoga warga yang terkena musibah gempa diberikan kekuatan, diampuni segala dosanya dan semoga dibalik musibah gempa ini akan ada hikmah yang besar. Aamiin,” tulis seorang donatur yang enggan menyebut nama dan menggantinya dengan Hamba Allah.

Tim Siaga Bencana (SIGAB) dan Layanan Medis PPPA Daarul Qur’an sudah mendistribusikan bantuan untuk para korban gempa bumi sejak 30 Juli lalu. Posko kesehatan dan dapur umum telah didirikan di dua lokasi terparah pasca gempa yakni di Desa Obel-Obel dan Desa Sambil Bangkol yang berada di Lombok Timur dan Lombok Utara.

“SIGAB telah menyalurkan kebutuhan logistik sementara tim medis bergerilya ke sejumlah lokasi gempa, memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat yang membutuhkan. Terima Kasih kepada seluruh donatur PPPA Daarul Qur’an yang telah memberikan donasinya untuk masyarakat Lombok,” ujar Koordinator SIGAB, Didi Kurniawan.

Bantu ringankan beban para korban gempa Lombok dengan klik sedekahonline.com.

 

Update 5, SIGAB Dirikan Dua Posko di Lombok

Setelah menyusuri sejumlah lokasi pasca gempa pada Minggu (5/8), tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an mendirikan dua posko di dua lokasi terparah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di posko-posko tersebut tim membangun dapur umum dan memberikan layanan kesehatan serta trauma healing.

Lokasi posko pertama ada di Dusun Malempo, Desa Obel-Obel, Lombok Timur. Tim SIGAB juga mendirikan posko di Dusun Luk, Desa Sambil Bangkol, Gangga, Lombok Utara. Di lokasi kedua ini, terdapat 800 rumah rusak dan 800 kepala keluarga mengungsi di posko yang dibangun di daratan lebih tinggi.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an sedang membuat posko terbaru untuk gempa lombok

Banyak warga yang masih trauma. Mereka tak mau kembali ke rumah karena takut ada gempa susulan. “Di Dusun Luk, ribuan orang memilih tinggal di pengungsian. Logistik dan air minum menjadi kebutuhan paling mendesak karena posko di atas gunung. Selain itu, selimut, terpal dan layanan medis juga sangat dibutuhkan,” ujar Koordinator SIGAB, Didi Kurniawan. Didi bersama timnya sudah di Lombok sejak Senin (6/8).

Tim medis juga sudah sampai di Lombok pada Selasa (7/8). PPPA Daarul Qur’an Makassar menambah jumlah dokter, perawat dan relawan untuk membantu para korban gempa. Mereka akan bergerilya menyusuri lokasi-lokasi terdampak gempa melayani masyarakat Lombok yang membutuhkan bantuan kesehatan.

Selain itu, PPPA Daarul Qur’an juga akan mendistribusikan hewan Qurban untuk masyarakat Lombok pada Hari Raya Idul Adha 1939 H mendatang. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia berbagi kebahagiaan Qurban untuk mereka yang kini tengah tertimpa musibah dengan klik sedekahonline.com untuk kontribusi Sedekah Qurban atau quis.or.id untuk berqurban penuh.

“Terima kasih kepada seluruh donatur PPPA Daarul Qur’an. Semoga kehadiran SIGAB bersama tim medis dapat meringankan beban para korban,” harap Didi.

 

Update 4, SIGAB Kembali untuk Lombok

Lombok masih berduka sebab korban jiwa semakin bertambah pasca gempa bumi kembali terjadi pada Minggu (5/8). Gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR) mengguncang Sumbawa Timur, Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an berangkat ke lombok untuk memberikan bantuan logistik, medis dan obat - obatan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gempa itu berpotensi tsunami. Dilansir dari kumparan.com, gempa susulan sebanyak 24 kali masih terus terjadi hingga Senin pagi (6/8).

Sejak 30 Juli lalu, tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an telah mendirikan dapur umum, posko kesehatan serta bergerilya ke sejumlah lokasi untuk memberikan layanan medis darurat kepada para korban gempa yang tak bisa ke posko.

SIGAB juga melaksanakan kegiatan trauma healing di wilayah yang mengalami kerusakan paling para setelah dilanda gempa yakni Dusun Melempo, Desa Obel-Obel, Lombok Timur, NTB. Trauma healing diharapkan mampu mengembalikan semangat para korban.

Kini, SIGAB kembali ke Lombok dengan membawa tim yang lebih banyak agar dapat mendistribusikan bantuan dan melayani seluruh masyarakat yang menjadi korban.

“Tim pertama telah berangkat lewat jalur udara sementara tim kedua membawa armada ambulans melalui jalur darat dan dilanjut jalur laut untuk mengangkut keperluan logistik,” ujar Jahidin, General Manager Pemberdayaan PPPA Daarul Qur’an yang sebelumnya telah berangkat ke Lombok.

Salurkan bantuan Anda melalui sedekahonline.com untuk meringankan beban para korban gempa Lombok.

 

Update 3, Terus Bantu Korban Gempa Lombok

Setelah bergerilya ke titik lokasi gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (30/7), tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an langsung menyuplai sejumlah keperluan logistik yang dibutuhkan para korban terdampak bencana.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an berangkat ke lombok untuk memberikan bantuan logistik, medis dan obat - obatan

Dapur umum yang sebelumnya telah dibangun sudah menyiapkan makanan berat untuk 76 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa di Desa Obel Obel, Lombok Timur. Tim SIGAB bergotong-royong bersama masyarakat memasak sarapan, makan siang dan malam.

Begitu pula dengan tim medis yang saat ini, Selasa (31/7) tengah membuka layanan kesehatan setelah sampai pada dini hari. Tim yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat akan menyusuri desa-desa, menyambangi pasien yang tak bisa datang ke posko kesehatan.

Selain dapur umum dan posko kesehatan, tim SIGAB PPPA Daarul Qur’an juga memberikan layanan trauma healing kepada para korban khususnya anak-anak. Mengingat, mereka pasti mengalami trauma setelah rumah-rumah mereka hancur akibat gempa.

Ketua tim SIGAB PPPA Daarul Qur’an Jahidin mengatakan, saat ini masih ada kebutuhan yang sangat mendesak seperti pakaian, selimut, air bersih dan makanan tambahan untuk balita. Sebab para korban kini tinggal di posko-posko darurat setelah rumah mereka rata dengan tanah.

“Kami akan terus mensuplai keperluan yang dibutuhkan para korban,” ucapnya. Klik sedekahonline.com untuk ikut membantu korban gempa.

 

Update 2, SIGAB Bangun Dapur Umum dan Posko Kesehatan di Lombok

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an mengunjungi beberapa titik lokasi gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya Desa Obel Obel, Lombok Timur. Kampung ini salah satu daerah terdampak gempa yang paling parah.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an berangkat ke lombok untuk memberikan bantuan logistik, medis dan obat - obatan

Hasil survei tim SIGAB yang terjun langsung ke berbagai desa terdampak bencana, Desa Obel Obel yang mengalami kerusakan paling parah. Hampir seluruh rumah hancur, trauma karena takut ada gempa susulan membuat warga memilih tidur di lapangan dekat rumah-rumah mereka.

"90 persen rumah rusak berat. Warga trauma dan tidak berani tidur di dalam rumah," Ujar Saparwadi, warga Obel Obel.

Setelah melakukan survei, tim SIGAB PPPA Daarul Qur’an akan membuka Dapur Umum dan Posko Kesehatan di Dusun Melempu, Obel Obel, Lombok Timur.

"Setelah membuat dapur umum, tim dokter akan segera datang dan gerilya ke desa-desa terdampak untuk memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma," tutur Didi Kurniawan, Komandan SIGAB.

Didi mengatakan, logistik dan obat-obatan menjadi kebutuhan mendesak para korban terdampak bencana mengingat banyak sekali rumah yang hancur dan ratusan warga mengalami luka-luka.

Ringankan beban para korban dengan berdonasi di sedekahonline.com.

Update 1, Tim Medis Berangkat dari Makassar Menuju Lombok

Tim Medis PPPA Daarul Qur’an telah berangkat menuju Lombok pada Senin (30/7) pukul 14.00 WITA. Mereka berangkat dari Makassar untuk membantu para korban gempa bumi yang telah terjadi di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad kemarin.

“Tim medis akan tinggal minimal sepekan ke depan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Lombok yang menjadi korban gempa,” ujar Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Makassar Dena Fadillah.


Dokumentasi : PPPA Daarul Qur'an Makassar berangkat ke lombok untuk memberikan bantuan medis dan obat - obatan

Sejumlah peralatan medis dan obat-obatan telah disiapkan sesuai dengan kebutuhan. Dena berharap, Tim Medis PPPA Daarul Qur’an bermanfaat bagi para korban.

“Semoga kehadiran tim medis dapat meringankan beban para korban terdampak bencana gempa bumi di Lombok, Aamiin,” tutur Dena.

Sebelumnya Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an telah berangkat dari Jakarta menuju Lombok untuk melakukan survei lapangan, menyiapkan kebutuhan logistik dan medis para korban. Mereka sampai di Lombok pada pukul 03.00 WIB dini hari.

Bantu ringankan beban para korban gempa bumi Lombok melalui sedekahonline.com


Urun Tangan Untuk Korban gempa Lombok

Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Lombok dan sebagian Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada 06.47 WITA hari Ahad (29/7/2018). Titik gempa berada di 28 KM barat laut Lombok Timur di kedalaman 10 KM.

Tepatnya 10.36 WITA, gempa bumi masih terasa menggetarkan hingga 4 kali. Laporan dari Tim Relawan Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an di Kelurahan Obel-Obel, Kec. Sembalun, Lombok Timur, terdapat ratusan korban luka-luka dengan minim petugas medis dan alat-alat medis.

Sampai menjelang siang ini, 11.41 WITA tercatat sudah 10 orang korban jiwa karena dampak gempa bumi ini. Kerusakan terparah berada di Kelurahan Obel-Obel dengan sejumlah fasilitas umum, termasuk Puskesmas Sembalun, masjid, ribuan rumah mengalami kerusakan. Kebutuhan alat-alat medis, tenaga kesehatan, dan logistik sangat urgent dibutuhkan ribuan warga khususnya di Lombok Timur. Longsor di lereng Gunung Rinjani juga terjadi karena gempa berkekuatan besar ini.

Bismillah, Ahad sore (29/7/2018) ini, Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an yang terdiri dari tim kesehatan, dokter, perawat, dan relawan sosial kemanusiaan bergerak menuju lokasi gempa di Sembalun dengan membawa logistik dan keperluan urgent lainnya.

20.000

danang setiyawan
08 August 18

semoga segera punya rumah. terkabul hajatnya.


20.000.000

Hamba Allah
07 August 18


50.000

Isna
21 September 18

Semoga berkah dan bermafaat


100.000

Hamba Allah
21 September 18

Ya Allah ampunilah semua dosa2 kami, kabulkanlah hajat2 semua hamba-Mu, mudahkanlah dan tolong kami di setiap urusan yang kami kerjakan, serta rahmatilah kami dengan kasih sayang Mu. Ya Allah.. kabulkan juga 3 hajat ku tahun 2018 ini. Ijinkan aku menikahi wanita yang aku cintai, berikan aku kekayaan harta yg berlimpah, berkah dan halal untuk ku belanjakan di jalan-Mu, dan berikan rumah impian ku.. Aaminn


20.000

Hamba Allah
21 September 18


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE