Beasiswa Tahfidz Qur’an

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

BTQ For Leaders adalah program pembinaan dan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa tidak mampu dari universitas terbaik yang memiliki komitmen.

16.22%
Rp. 8.107.859
20
7 Hari lagi
SHARE

 

Terwujudnya Mimpi Anak Petani

 


(Dokumentasi : Data program Juli 2017)

“Pesan saya, untuk teman-teman sebaya di kampung halaman, tetap semangat dalam meraih cita-cita dan harus rajin belajar agar keinginannya bisa tercapai,” ujar Siti Fatimah  tentang resep kesuksesannya menjadi santri rumah tahfizh yang sudah dua kali Goes to Malaysia.

Fatimah (17) biasa ia disapa adalah gadis asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Ayahnya petani, ibunya seorang ibu rumah tangga. Namun, status dan latar belakang ekonomi tak menghalangi Fatimah meraih pendidikan setinggi mungkin.

Kondisi keluarga yang pas-pasan justru memotivasinya menjadi orang sukses. Fatimah pun mantap merantau guna meringankan beban orangtua. Usai mendapat ijazah SD, ia mondok/nyantri di Rumah Tahfizh Al Fitroh, Bekasi.

Fatimah berharap bisa melanjutkan pendidikan dan meraih impian pergi ke luar negeri sambil belajar. Bak gayung bersambut, Rumah Tahfizh Al Fitroh ternyata menggelar seleksi santri Goes to Malaysia. Ia pun langsung mendaftarkan diri tanpa berfikir panjang.

Tak disangka, Fatimah lolos seleksi. Tangis bahagia terpancar dari raut wajah Fatimah, sebab cita-cita yang selama ini diidamkan sedikit demi sedikit tercapai. “Alhamdulillah, saya sangat senang sekali dan ini perjalanan pertama saya keluar negeri, keberhasilan ini semata karena Allah dan berkat doa orangtua,” tuturnya.

Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, itulah ungkapan yang cocok untuk Fatimah. Sepulangnya dari Malaysia ia berkesempatan mengajar di Playgroup Plus dan Kampung Quran Al Fitroh Indonesia. Fatimah juga menerima pendidikan secara gratis di sekolahnya. Keinginannya meringankan beban orang tua tercapai. Saat ini, Fatimah sudah memiliki penghasilan sendiri.

Subhanallah, kisah Fatimah telah menunjukan kepada kita semua bahwa impian dapat dirahi dengan tekad yang kuat, usaha dan berdoa. Ia pun telah membuktikan bahwa uang bukanlah kendala, semua itu tergantung dari semangat dan daya juang kita sendiri untuk meraih cita-cita.

“Pemuda masa kini adalah pemimpin masa depan” begitulah kiranya bunyi sebuah pepatah, tampak sudah mendarah daging dalam segala bentuk perjuangan pemuda di mana pun ia berada. Ketika muda ia berkarya, berjuang dan berkorban untuk negara, dan ketika ia semakin matang dan dewasa, negara memberikan kesempatan baginya untuk mengabdikan diri sebagai “pelayan negara”.

Namun kedewasaan saja tidak cukup untuk memimpin sebuah negeri, kepribadian dan karakter yang baik tentunya menjadi syarat penting agar kepemimpinan tidak salah arah tujuan. Anak bangsa yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata tumbuh dilingkungan yang minim dan terbatas sehingga kecerdasannya semakin tumpul tatkala akses untuk mempertajam tidak mampu diraih.

PPPA Daarul Qur’an berinisiatif menyiapkan kader pemimpin masa depan melalui investasi sumberdaya manusia dalam bentuk program Beasiswa Tahfidz Qur’an (BTQ) For Leaders. BTQ For Leaders adalah program pembinaan dan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa tidak mampu dari universitas terbaik yang memiliki komitmen untuk menjadi Penghafal Al-Qur’an dan pendakwah di masyarakat. PPPA Daarul Qur’an Bekerjasama dengan 22 Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia.

Diharapkan, melalui program BTQ mampu membentuk para pemimpin masa depan hafidz Qur’an. Ayo Berkomitmen Mendukung Program ini dengan mengisi form dalam link ini klik s.id/1000walisantritahfizh/

Untuk Mendukung Program ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

Daurah Qur'an Bersama Kader BTQ Makassar

"Gali ilmu sebanyak-banyaknya dari BTQ, karena ini adalah kesempatan emas untuk belajar dari penghafal Al-Qur’an- Ibu Hadariah," ujar Ketua Majelis Taklim BTN Bumi Lestari saat menutup acara Daurah Qur’an dengan tajuk “Lebih dekat dengan Al-Qur’an” pada 12-13 Mei.


(Sumber : Kegiatan Daurah Quran bersama penerima Beasiswa Tahfizh Qur'an Makassar)

Gelaran yang diinisiasi kader Besiswa Tahfizh Qur’an (BTQ) for Leaders ini dihadiri 42 peserta dari jenjang SD dan SMP. Mereka begitu bersemangat menghafal Al Qur’an. Daurah Qur’an yang digelar di Masjid Baitul Al Munawwarah ini pun diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan memotivasi peserta menjadi penghafal Qur’an.

Acara yang dibuka bakda salat Ashar pada Sabtu (13/5) itu dilanjut dengan kegiatan motivasi menghafal Qur’an, taujih tentang tarhib Ramadan, penanaman adab-adab Islami selama kegiatan berlangsung, salat Tahajjud jamaah, tilawah, hafal dan setoran Al Qur’an serta kerja bakti.

Koordinator BTQ for Leaders Makasssar Supriyadi mengatakan, dalam kegiatan Daurah Qur’an ini peserta ditargetkan menghafal mulai dari surat An Nash sampai Ad Dhuha. Alhamdulillah, dalam waktu dua hari hampir seluruh peserta bisa mencapai target dengan baik.

“Sebenarnya tak hanya peserta yang menggali ilmu lewat kegiatan Daurah Qur’an ini, kami pun banyak berkaca dan mengambil ilmu dari adik-adik ini, betapa mulianya kalam ilahi ini hingga kemudahan menghafal pun bisa dicapai anak-anak kecil yang kadang bicaranya masih belepotan, di sela banyaknya waktu bermain mereka tetap punya ruang menghafal Al Qur’an,” tutur Surpiyadi.

Ia menilai, menjadi dekat dengan Al Qur’an seperti tema yang diusung di daurah kali ini adalah kebutuhan bagi penghafal Qur’an atau mereka yang sedang berproses menghafal Qur’an. Sebab inilah jalan yang akan memudahkan untuk mengisi kehidupan dengan barokah Al Qur’an.

“Tak peduli seberapa sulit keadaan, seberapa berat ujian, sedahsyat apapun hambatan, tak ada batasan untuk dekat dengan Al Qur’an. Justru Alqur’an menjadikan segala kepayahan, masalah, kesusahan menjadi ringan dan mudah di lalui. Karena itulah janji Allah,” ucap Supriyadi.

Karenanya tak ada alasan untuk mengatakan tidak bisa mengahfal Al Qur’an. Alasan “saya gak bisa menghafal Alqur’an” itu artinya “saya malas menghafal Al Qur’an”. Maka menjadi dekat Al Qur’an adalah kewajiban.

Daurah Qur’an ini ditutup pukul 11.31 WIB (14/5) dengan segudang keyakinan bahwa menghafal Al Qur’an itu niscaya, tak ada yang akan rugi dengan menghafal Al Qur’an bahkan justru kebaikan dan barokah yang berlipat-lipatlah yang akan diraih jika jasad dan ruh kita mendekat dengan Al Qur’an.

Rp. 100.000

Khamaria Binti Amran
21 May 18

Semoga selalu diberikan kesehatan, dimudahkan segala urusan, dan dikabulkan segala hajat.


Rp. 100.000

a/n alm. Bpk Zainuddin & almh Ibu Nurani
11 May 18


Rp. 100.000

Ridha Ayu Ningrum
22 May 18


Rp. 300.000

Siswi Prihatiningsih
17 May 18


Rp. 50.000

Martin Megger
17 May 18


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE