Bangun Shelter untuk Palu dan Donggala

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

PPPA Daarul Qur’an berencana mendirikan Shelter Tahfizh Daarul Qur’an yang akan dihuni sekitar 500 sampai 1000 Kepala Keluarga (KK)

OPEN GOAL
Rp. 61.625.411
230
SHARE

 


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Qur'an Desain Selter

Sudah dua pekan Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an berada di Desa Petobo, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Hingga 17 Oktober ini, Badan Nasional Peanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 2.073 orang meninggal dunia, 66.929 rumah rusak, 10.678 orang luka-luka dan 82.775 orang mengungsi pasca gempa bumi dan tsunami melanda sejumlah daerah di Sulteng.

Di Petobo, hampir 1000 rumah hilang setelah fenomena likuifaksi. Lumpur bukan hanya menelan rumah tapi juga memakan korban jiwa tidak ada satupun yang tersisa. Tim SIGAB sendiri telah mendirikan posko kesehatan, dapur umum, masjid darurat dan memberikan layanan trauma healing untuk masyarakat terdampak bencana. 

Kondisi pengungsian makin minim fasilitas, memasuki bulan penghujan kami mulai mengkhawatirkan akan munculnya penyakit malaria, diare dan muntaber menyerang para pengungsi. Mereka harus segera punya tempat tinggal yang layak untuk melanjutkan kehidupan dengan kondisi hunian yang lebih sehat.

Karenanya, PPPA Daarul Qur’an akan mendirikan Integrated Shelter Tahfizh (ITS) atau Shelter Tahfizh Daarul Qur’an yang akan dihuni 500 sampai 1000 Kepala Keluarga (KK). Shelter Tahfizh adalah langkah awal bangkitnya Sulawesi Tengah bersama Qur’an. Shelter tahfizh akan jadi tempat tinggal warga selama masa recovery dan relokasi.

Selain jadi hunian para korban gempa bumi dan tsunami, shelter tahfizh juga akan jadi tempat ibadah dengan didirikannya masjid/mushola darurat dan pusat pembelajaran tahfizh. PPPA Daarul Qur’an akan terus mendampingi warga mulai dari pergerakan dakwah, program tahfizh, pendirian sekolah darurat sampai pengelolan dapur umum di dalam shelter.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :
1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

Update 2, Ini Desain Shelter Tahfizh untuk Palu


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Qur'an untuk desain shelter tahfizh yang akan di bangun

PPPA Daarul Qur’an akan membangun Integrated Tahfizh Shelter (ITS) untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala (Sulawesi Tengah). Bekerja sama dengan Gift of The Givers lembaga kemanusiaan dari Afrika Selatan, pengerjaan ITS atau shelter tahfizh direncanakan mulai Oktober 2018 ini.

Ketua Komando Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qu’an, Ilyas Abdullah mengatakan shelter tahfizh adalah hunian semi permanen yang bisa jadi tempat bernaung para korban yang rumahnya kini telah rata dengan tanah dan sebagian terendam lumpur pasca peristiwa likuifasi di Desa Petobo.

“Tinggal di pengungsian yang hanya beralas tanah dan beratap terpal membuat mereka mudah terserang penyakit. Karena itu kami mendirikan Shelter Tahfizh sebagai hunian layak bagi para korban gempa bumi dan tsunami,” ujar Ilyas.

ITS atau Shelter Tahfizh tutur Ilyas, dibangun dari material kayu yang artistik. Sebanyak 300 hunian akan dibangun dan ditambah dengan sarana penunjang lainnya yang jadi kebutuhan masyarakat Palu, Sigi, Donggala.

“Shelter Tahfizh dapat menghimpun sekitar 500-1000 jiwa. Di dalamnya sudah mencakup tempat tinggal, ibadah (mushola/masjid), pendidikan non formal, pusat belajar tahfizh, MCK, ruang publik (relaksasi/olahraga) dan lain-lain,” ucap Ilyas.

PPPA Daarul Qur’an kata Ilyas, akan terus mendampingi warga yang tinggal di Shelter Tahfizh melalui pendekatan dakwah dan menyelipkan nilai-nilai tahfizhul Qur’an di setiap kegiatan. Membuat mereka bangkit kembali menjalani hidup ke depannya adalah tujuan utama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang ingin terlibat dalam pembangunan Shelter Tahfizh dapat langsung berdonasi di sedekahonline.com atau rekening kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an,” ujar Ilyas.

 

Update 1, SIGAB Dirikan Shelter Darurat


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Quran Makassar bersama NGO Afrika untuk membangun tenda darurat

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an mendirikan shelter darurat untuk korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, Donggala. Shelter ini akan jadi hunian sementara para korban sebelum Integrated Tahfizh Shelter (ITS) dibangun. Sekitar 80 shelter darurat akan jadi tempat bernaung warga sebelum shelter tahfizh selesai pembangunannya.

PPPA Daarul Qur’an juga telah bekerja sama dengan Give of Givers lembaga kemanusiaan dari Afrika Selatan dalam pembangunan ITS. Shelter tahfizh akan dibangun Oktober ini dan diperkirakan rampung pada Desember nanti. Selain fokus pada pembangunan shelter, PPPA Daarul Qur’an masih terus bergerilya menyalurkan bantuan logistik ke Palu, Sigi dan Donggala.

“Semoga shelter darurat yang didirikan nanti dapat memfasilitasi masyarakat yang jadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala. Di sini (shelter darurat) kami juga bangun posko darurat dan layanan kesehatan untuk warga,” ujar Ketua Komando SIGAB PPPA Daarul Qur’an, Ilyas Abdullah yang saat ini masih bertugas di Sulawesi Tengah sejak 29 Agustus lalu.


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Quran Makassar bersama NGO Afrika untuk membangun tenda darurat

ITS atau Shelter Tahfizh tutur Ilyas, nantinya akan menampung sekitar 500-1000 jiwa. Baik di shelter darurat ataupun shelter tahfizh, warga akan dibina seperti di pesantren untuk masa transisi menuju recovery dan relokasi. Tim SIGAB akan mendampingi warga melalui pendekatan dakwah dan menyelipkan nilai-nilai tahfizhul Qur’an di setiap kegiatan.

“Mohon doa supaya shelter tahfizh segera rampung pembangunannya agar para korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, Donggala bisa mendapat tempat tinggal yang lebih layak dan bisa bangkit kembali melanjutkan kehidupan mereka ke depan. Aamiin,” harap Ilyas.

Klik sedekahonline.com membantu dan terlibat dalam pembangunan Shelter Tahfizh bagi para korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, Donggala.

300.000

Niken Rarasati
23 October 18

Semoga senantiasa sehat dan diberikan kekuatan.. Aamiin YRA..


100.000

Hamba Allah
23 October 18

semoga Allah mengampui dosa saya dan keluarga saya. semoga Allah Allah memberikan kelancaran rezeki bagi saya dan memberikan kemudahan kemudahan dalam menjalani segala urusan.


100.000

Sardjananto
22 October 18

Diijabah semua doaku. Aamiin Ya Rabbal'alamin


50.000

Hamba Allah
22 October 18

Ya Alloh, semoga menjadi lancar segala urusan dunia dan akhirat kami. Ya Robby hambaMu ini pengen nikah, pengen "nyoleh" berjamaah pengen lebih dekat denganMu dengan menikah.


50.000

Hamba Allah
22 October 18


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE